Istana Maimun Menjadi Lokasi Meriam Puntung yang Melegenda
Diposkan: 26 Nov 2021 10:26:27 AM Dibaca: 338 kali
MOWIEE - Medan memang menjadi sebuah kota yang menyimpan berbagai kebudayaan dan keindahan yang banyak menarik wisatawan. Menjadi ibukota provinsi Sumatera Utara, Medan menjadi satu kota terbesar di Indonesia selain Jakarta dan Surabaya. Oleh sebab itu, Medan pasti mempunyai banyak tempat tujuan wisata yang dapat Anda kunjungi bersama teman atau sanak saudara.
Istana Maimun menjadi salah satu ikon Kota Medan yang paing menarik dan cukup terkenal. Istana ini menjadi destinasi wisata yang tidak pernah sepi pengunjung. Istana ini mempunyai keindahan dan juga sejarah yang cukup menarik untuk digali.
Ternyata asal muasal nama Maimun memiliki dua versi cerita. Versi pertama menyebutkan bahwa nama Maimun tersebut berasal dari nama istri Sultan Makmun, yakni Maimunah. Nama tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan untuk istrinya. Sedangkan versi kedua menyebutkan bahwa nama Maimun diambil dari kata dalam bahasa Arab, yakni Maimunah, yang berarti rahmat atau berkah.
Meriam Puntung yang Melegenda di Istana Maimun
Terdapat sebuah benda bersejarah yang menjadi daya tarik tersendiri di Istana Maimun, yakni Meriam Puntung. Meriam Puntung tersebut berada di dalam bangunan khusus yang ada di samping istana.
Berdasarkan cerita legenda orang sekitar, Meriam Puntung merupakan penjelmaan dari adik Putri Hijau yang berasal dari Kerajaan Deli Tua, bernama Mambang Khayali. Konon kisahnya ia berubah menjadi meriam agar bisa mempertahankan istana dari serangan raja Aceh yang pinangannya telah ditolak oleh Putri Hijau.
Selain terdapat meriam puntung, ada banyak hal menarik yang perlu Anda ketahui dari istana ini, diantarannya:
Peninggalan Kesultanan Deli
Istana yang didirikan oleh Sultan Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah ini dibangun pada tanggal 28 Agustus 1888 dan bisa diselesaikan pada 18 Mei 1891. Sultan Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah adalah pendiri Kota Medan di kala itu. Kemudian, istana ini ditempati oleh para ahli waris keturunan Kesultanan Deli Serdang sejak tahun 1946 istana.
Istana ini terdiri dari 3 lantai serta ada 30 ruangan di dalamnya. Setiap ruangan di Istana ini mempunyai fungsi masing-masing, misalnya ruang tamu kerajaan, ruang acara adat, gudang, dapur, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Jenis-Jenis Wisata yang Bisa Anda Nikmati di Kota Medan
Dipengaruhi Lebih dari 3 Kebudayaan
Istana Maimun didesain oleh Ferari, ia merupakan seorang arsitektur dari Itali. Bangunan istana yang indah dan kokoh ini memiliki gaya serta karakter tradisional khas Indonesia dan Melayu.
Istana dengan warna kuning keemasan ini dibuat dengan konsep unik pada bentuk ataupun ornamennya. Dimana konsepnya dipengaruhi oleh berbagai kebudayaan diantaranya Islam, Melayu, China, India, Spanyol dan Itali.
Arsitektur yang Unik
Saat Anda berkunjung ke Istana Maimun, maka Anda akan merasakan nuansa India yang tercermin dari bentuk pintunya yang melengkung, yang tampak seperti pintu Taj Mahal. Sedangkan nuansa gaya Eropa bisa dilihat dari banyaknya pintu istana ini, langit-langit tinggi, serta pilar-pilar penopang yang berukuran besar. Ukiran yang menghiasi Istana serta warna yang digunakan, seperti kuning, hijau, dan merah mencerminkan nuansa Melayu didalamnya.
Jika Anda ingin menikmati keindahan Istana Maimun dan bangunan bersejarah lainnya di Kota Medan, maka Anda bisa melakukan wisata bersama Mowiee. Mowiee (Mobil Wisata Edukasi Entrepreneurship) akan mengajak Anda untuk berkeliling Kota Medan untuk melakukan wisata dengan konsep kewirausahaan. Mobil wisata ini akan membawa para wisatawan baik lokal ataupun luar untuk berkeliling Kota Medan. Jika Anda tertarik, segera hubungi kontak person kami!