Kapan Anak Bisa Diajak Liburan?
Diposkan: 03 Feb 2021 17:04:19 PM Dibaca: 356 kali
Berlibur perlu juga dipandang dari mata anak, dan bukan hanya semata-mata kesenangan orang tuanya saja. Anda lihat saja apakah anak sudah siap diajak berlibur atau bepergian jauh, apakah ia bisa menikmati tempat yang dituju, dan yang lebih penting adalah kesiapan mental Anda, sebagai orang tua. Jika Anda merasa senewen atau tidak siap dengan segala kemungkinan yang terjadi, seperti anak rewel, liburan pun tidak akan terasa indah lagi.
.
Apakah liburan harus sesuai dengan perkembangan usia anak? Ya. Berapa pun usia anak tetap perlu dipertimbangkan apakah ia akan menikmati liburan ini atau tidak. Jadi, tempat tujuan atau aktivitasnya sebaiknya tetap disesuaikan dengan usia anak.
- Usia 0 – 2 tahun. “Tidak adil juga jika si bayi hanya tidur saja. Dan, untuk anak usia 0 - 2 tahun, di mana panca indranya sedang berkembang dengan pesat, bisa diberi liburan yang bisa mengakomodir hal tersebut.
- Usia 2 – 3 tahun. Nah, mobilitas anak usia ini sangat tinggi. Biasanya, ia banyak bergerak dan tidak betah diam berlama-lama. Tak mengherankan jika anak sangat senang bermain di outdoor.
- Usia 3 – 5 tahun. Ia sedang belajar bersosialisasi. Itu sebabnya, lebih baik beri ia kesempatan untuk liburan bareng secara berkelompok. Atau, bisa juga ia berlibur sendiri, namun ada kesempatan untuk belajar mengantri, dll.
- Usia 5 – 8 tahun. Ia mulai masuk tahap usia belajar. Jadi, penting untuk memberinya liburan yang edukatif. Misalnya, ke museum, belajar sains, dll.
- Usia 8 - 12 tahun. Pada usia ini, anak sudah mulai punya preferensi sendiri dan masuk masa praremaja. Jadi, Anda perlu lebih banyak melibatkannya dalam perencanaan liburan.
~sumber: https://www.parenting.co.id/
.
"Medan City of Trader"
www.mowiee.com
0831-3049-8999
.
#mowiee #mowieeindonesia #mowieecare #halomowiee #citytour #visitheritage #education #entrepreneurship #kelilingmedan #medan #medanhits #citytourmedan #buswisatamedan #mobilwisata #medancityoftrader #fieldtrip #wisatasekolah