Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
OK

Meneladani Guru Patimpus, Sosok Pendiri Kota Medan

Diposkan: 11 Aug 2021 18:45:06 PM Dibaca: 479 kali


MOWIEE - Setiap daerah memiliki sejarahnya sendiri. Mengunjungi suatu tempat akan lebih lengkap bila mengetahui sejarah berdirinya dan menambah pengetahuan. Salah satunya saat Anda hendak berwisata ke kota Medan. Setiap tahun pada tanggal 1 Juli, Masyarakat Medan memperingati hari jadi Kota Medan. Namun, apakah Anda tahu bagaimana sejarah kelahiran kota Medan? Dan mengapa hari jadai kota Medan jatuh pada tanggal 1 Juli?

Pada zaman dahulu, kota Medan disebut Tanah Deli. Luas tanahnya sekitar 4000 hektar dan berawa. Perkampungan ini konon ditemukan oleh Guru Patimpus Sembiring Perawi, Beliau adalah seorang keturunan suku Karo. Oleh karena itu, Guru Patimpus disebut sebagai pendiri kota Medan. Nama Medan sendiri konon berasal dari kata Madan, yang berarti "menyembuhkan" dalam bahasa Karo.

Guru Patimpus merupakan seorang yang suka mengembara dari satu daerah ke daerah lain untuk menjalankan misi kemanusiaan, terutama untuk menyembuhkan orang sakit. Beliau mengembara dari dataran tinggi ke tanah deli. Di setiap daerah persinggahannya, Guru Patimpus mendirikan pemukiman yang nantinya menjadi sebuah desa sebanyak 12 desa. Sekarang dikenal sebagai Urung Sepuluh Dua Kuta di Kesultanan Deli.

Guru dalam bahasa Karo berarti seseorang yang berilmu. Guru Patimpus kuat, berani, dan patriotik. Ketika beliau masih muda, beliau belajar di bawah seorang guru yang merupakan seorang ualam terkenal dan besar pada saat itu. Guru Patimpus bertubuh kekar, tinggi, dan patriotik seperti seorang panglima. Beliau juga seorang ahli dalam berbagai ilmu pengetahuan, seperti kedokteran, pengobatan dan ilmu gaib,

Gutu Patimpus menikah dengan salah satu putri dari panglima Deli bermara Tarigan.Beliau memiliki seorang putra bernama Bagerit. Bersama sang istri, beliau kemudian mendirikan kampung di hulu dua sungai di Medan, yakni sungai Deli dan Sungai Babra. Dulu ada banyak orang sakit di daerah ini, kemudain Guru Patimpus merawat banyak orang sakit di sini. Sehingga, Guru Patimpus sangat berjasa bagi masyarakat di sekitar hulu sungai ini.

Baca Juga: Segarnya Sirup Markisa Oleh-Oleh Khas Kota Medan

Itu tadi adalah sejarah sosok pendiri kota Medan. Segala jasa dan peninggalan Guru Patimpus adalah sejarah yang berharga dan tak ternilai harganya bagi negara Indonesia. Warisan sejarah yang ditinggalkan sosok penting pendiri kota Medan ini memberikan warna budaya yang unik dalam melengkapi keanekagaraman bangsa Indonesia. Sosok Guru Patimpus merupakan kebanggaan negara dan harus terus digali, dilestarikan, dan dipupuk untuk menumbuhkan semangat perjuangan dan cinta tanah air.

Guru Patimpus juga banyak berjasa dalam pembangunan kota Medan. Hal ini menjadi contoh yang baik bagi masyarakat Medan untuk mengikuti sikap beliau. Guru Patimpus adalah bagian dari sejarah Medan, dan semangat juang serta patriotismenya patut kita contoh.

Sebagai penghargaan terhadap Guru Patimpus sebagai pendiri kota Medan, Pemko Medan menetapkan tanggal 1 Juli 1590 sebagai HUT Kota medan dan diperingati setiap tahunnya. Dan memberikan nama salah satu jalan dengan nama Jalan Guru Patimpus. Untuk mengenang jasa Guru Patimpus sebagai pendiri kota Medan, pemerintah Kota Medan juga membangun patung atau monumen Guru Patimpus di Jalan Guru Patimpus kecamatan Medan Petisah, hanya 200 meter dari kantor walikota Medan.

Apakah Anda tertarik untuk berwisata ke kota Medan? Mowiee siap menemani perjalanan Anda. Mowiee Merupakan Mobil Wisata Edukasi Entrepreneurship Pertama di Indonesia. Bersama Mowiee Anda akan diajak menjelajahi Kota Medan sebagai The City of Trader menikmati Panorama, budaya sejarah, mengunjungi sentra usaha home industry serta Education Entrepreneurship Center di Kota Medan. Mowiee memiliki armada yang lengkap, aman, bersih dan nyaman serta tour guide yang ramah dan komunikatif. Tunggu apalagi, segera hubungi kami sekarang juga dan jangan lewatkan kesempatan terbaik bersama Mowiee.


Tags