Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
OK

Mengenal Sosok Guru Patimpus dan Asal Mula Patung Guru Patimpus

Diposkan: 27 Sep 2021 08:25:10 AM Dibaca: 446 kali


Siapakah Guru Patimpus?

Guru Patimpus lahir di salah satu kampung di Taneh Karo Simalem, yakni Aji Jahei. Ia kemudian menikah dengan Br Bangun di Batu Karang. Anak laki - lainya bernama Bagelit. Di jaman dulu, Kota Medan dikenal dengan nama Tanah Deli. Saat itu keadaan tanahnya masih berawa-rawa dan memiliki luas kurang lebih 4000 Ha. Salah satu orang yang diyakini membuka perkampungan di wilayah ini adalah Guru Patimpus Sembiring Pelawi, pria keturunan suku Karo. Oleh sebab itu, Guru Patimpus dikenal sebagai pendiri Kota Medan. Konon, nama Medan sendiri diambil dari kata Madan, dalam bahasa Karo memiliki arti “Sembuh”.

Berdasarkan penuturan Sidarta S Pelawi MBA, keturunan Guru Patimpus, Guru Patimpus Pelawi adalah sosok lelaki perkasa yang memiliki jiwa petualang. bertubuh kekar, tinggi, gagah, serta memiliki jiwa patriotik seperti seorang panglima. Ia sangat senang mengembara dengan tujuan menjalankan misi kemanusiaan yakni mengobati orang sakit dari satu daerah ke daerah lainnya. Ia mengembara mulai dari dataran tinggi sampai ke tanah Deli.

Selain itu, ia juga seorang Guru, dimana dalam bahasa Karo berarti seorang ahli dalam berbagai ilmu pengetahuan, ilmu gaib, ilmu obat-obatan serta dianggap mempunyai kesaktian. Ia dikenal sebagai sosok yang penuh kemanusiaan yang selalu lemah lembut dalam setiap tutur katanya. Ia juga memiliki karakter berwibawa, berjiwa besar yang simpatik dan juga pemberani. Hali inilah yang tergambar dalam sebuah monumen tersebut.

Guru Patimpus berhasil mendirikan pemukiman yang kemudian menjadi desa. Desa yang didirikan berjumlah 12 desa yang saat ini kita kenal sebagai Urung Sepuluh Dua Kuta di Kesultanan Deli.

Baca Juga: Mencari Mobil Wisata yang Tepat? Mowiee Pilihannya

Asal Mula Patung Guru Patimpus

Pemko Medan mendirikan patung atau tugu Guru Patimpus di Jalan Guru Patimpus untuk mengenang Pendiri Kota Medan, Guru Patimpus Sembiring. Monumen ini terletak di Kecamatan Medan Petisah, yang berjarak hanya 200 m dari Kantor Walikota Medan.

Selai itu, Pemko Medan juga memberikan penghargaan terhadap Guru Patimpus, yakni dengan menetapkan Hari Jadi Kota Medan pada tanggal 1 Juli 1590. Selain itu, salah satu jalan yang ada di Petisah juga diberi nama jalan Guru Pa Timpus.

Jika Anda ingin melihat monemun Guru Patimus yang menarik tersebut, Anda bisa memanfaatkan Mowii. Selain mengunjungi monumen Guru Patimpus, terdapat beberapa tempat menarik lain yang menjadi tujuan Mowiee, diantaranya adalah Istana Maimun, Masjid Raya Medan, Rumah Tjong A Fie , Merdeka Walk Medan, kantor pos, Home Industri UKM, Sentra UMK dan juga Narsis Education.

Kehadiran Mowiee adalah salah satu upaya yang dilakukan supaya wisata UKM di Kota Medan bisa berkembang dengan baik dan dikenal banyak masyarakat. Mobil wisata ini akan membawa para wisatawan baik lokal ataupun luar untuk berkeliling Kota Medan. Wisatawan juga akan menikmati City Tour, Visit Heritage, Education dan juga Entrepreneruship ditemani tour guide yang profesional dengan armada yang aman, nyaman dan berstandar CHSE. Jika Anda tertarik untuk melakukan wisata di Kota Medan, maka Anda bisa menghubungi kontak person Mowiee sekarang juga!


Tags