Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
OK

Mengenal Sosok Pendiri Kota Medan pada Tugu Guru Patimpus

Diposkan: 05 Jan 2022 19:38:17 PM Dibaca: 157 kali


MOWIEE - Berlibur di Kota Medan memberikan pengalaman baru dan seru. Ada banyak hal yang bisa dipelajari saat berlibur di Medan. Saat anda berkeliling ke Kota Medan, anda bisa menemui banyak tugu dan monumen yang memiliki nilai sejarah. Seperti salah satunya yaitu tugu dan monumen Guru Patimpus, yang berlokasi di Bundaran Petisah. Dimana Guru Patimpus diyakini sebagai seorang tokoh pendiri Kota Medan. Siapakah sebenarnya sosok Guru Patimpus yang merupakan tokoh pendiri Kota Medan, simak pembahasannya berikut.

Guru Patimpus lahir di Ajijahe, yaitu sebuah kampung di Taneh Karo Simalem. Kampung yang sejuk, dingin, dan nyaman dengan angin pegunungannya. Guru Patimpus adalah seorang yang bertubuh kekar, tinggi, gagah, dan memiliki jiwa patriotik layaknya seorang panglima. Beliau juga seorang Guru, yang berarti seorang ahli dalam berbagai ilmu dan sakti mandraguna. Beliau merupakan sosok yang berjiwa penuh kemanusiaan dan lemah lembut dalam bertutur kata. Beliau memiliki karakteristik yang simpatik, berwibawa, berjiwa besar dan merupakan sosok yang pemberani. Sosok Guru Patimpus tergambar dengan jelas dalam tugu dan monumen Guru Patimpus.

Tugu Guru Patimpus Sembiring Pelawi berada di Jalan Guru Patimpus Medan. Tugu ini menjadi destinasi wisata wajib bagi para komunitas dan tempat rekreasi alternatif keluarga saat liburan. Di sisi kiri kanan tugu Guru Patimpus terdapat ruang terbuka yang bisa dimanfaatkan untuk duduk. Seputar tugu Guru Patimpus ada banyak kuliner lezat yang mengundang selera. Anda bisa bersantai sambil menikmati kuliner lezat dan pemandangan Kota Medan. Anda juga bisa mengenal lebih dekat sosok Guru Patimpus sebagai pendiri kota Medan pada tugu dan monumen.

Tugu Guru Patimpus menyimpan sejarah panjang tentang awal berdirinya Kota Medan. Dimana Medan disebut dengan Kuta Madan dalam bahasa Karo. Kuta memiliki arti sebagai kampung dan Madan bisa diartikan secara luas sebagai sehat, sembuh, nyaman, aman dan damai. Dikarenakan perubahan artikulasi, maka Kuta Madan kemudian diucapkan menjadi Kota Medan. Sejarah telah mencatat Guru Patimpus Sembiring Pelawi sebagai sosok Pendiri Kuta Madan yang kini dikenal sebagai Kota Medan.

Baca Juga: Habiskan Waktu Bersantai di Merdeka Walk

Guru Patimpus Sembiring Pelawi sebagai putra Karo yang sakti, menuruni lembah-lembah yang penuh kisah mistis. Serta menjelajahi hutan dan semak belukar yang penuh dengan binatang buas. Dengan gagah berani beliau mendaki lembah-lembah yang terjal dan curam. Serta menelusuri aliran Lau Petani atau Sungai Petani untuk menuju ke Satu Bandar di Hilir Sungai Deli. Dengan suatu tujuan yaitu mengamalkan ilmu kesaktiannya dalam mengobati orang sakit. Dan belajar kepada Datuk Kota Bangun yang merupakan seorang guru dan ulama besar yang terkenal pada masa itu.

Setelah beberapa waktu, Guru Patimpus kemudian menikah dengan Beru Tarigan. Yang mana merupakan seorang putri dari Panglima Deli Pulu Beren (Pulau Berayan) merga Tarigan. Kemudian, pada sekitar tahun 1590an, Guru Patimpus membuka sebuah lahan dan mendirikan sebauah kampung di pertemuan dua buah Sungai Deli dan Babura. Yang kemudian dinamakan dengan Kuta Madan.  Sejak mendirikan Kuta Madan, Guru Patimpus telah menjadi milik dari masyarakat luas Kota Medan. Tugu Guru Patimpus ini menjadi penghargaan sekaligus penghormatan terhadap jasa beliau dalam mendirikan Kota Medan. Tugu dan monumen Guru Patimpus merupakan alternatif destinasi wisata sejarah dan edukasi bagi anda dan keluarga saat berlibur di Medan.

Dapatkan pengalaman menarik dalam berwisata bersama Mobil Wisata Edukasi Entrepreneurship (Mowiee). Bersama Mowiee Anda akan diajak menjelajahi Kota Medan menikmati Panorama, budaya sejarah, mengunjungi sentra usaha home industry serta Education Entrepreneurship Center. Anda tertarik? Hubungi kami sekarang juga dan jangan lewatkan kesempatan terbaik bersama Mowiee.


Tags