Pentingnya “Mental” Liburan
Diposkan: 15 Jan 2021 17:30:54 PM Dibaca: 436 kali
Liburan memberi kesenangan. Terkait dengan hal ini, para pakar psikologi positif mengacu kepada teori anticipal pleasure yang dikemukakan ekonom William Stanley Jevons pada awal abad ke-20. Mereka mengungkapkan bahwa kenikmatan liburan sudah dapat kita rasakan sejak merencanakannya. Kepuasan ini semakin terasa menjelang harinya tiba, dan mencapai puncaknya pada hari pertama liburan.
.
Liburan juga seharusnya membawa dampak positif bagi kesejahteraan mental. Liburan yang sehat akan menyegarkan jiwa dan kita pun kembali ke kegiatan sehari-hari dengan semangat baru. Karena liburan menjauhkan diri kita dari tuntutan pekerjaan sehingga mengistirahatkan otak dari mekanisme berpikir yang rumit.
.
Liburan juga membawa fungsi penyegaran secara sosial (social recharge) dengan mendekatkan kita pada keluarga atau teman-teman yang sering terabaikan karena kesibukan sehari-hari. Seperti yang dikatakan filsuf Yunani, Epicurus, “Tidak mungkin manusia dapat memiliki hidup menyenangkan tanpa hidup bijak dan melakukan hal-hal bermakna”.
.
Oleh sebab itu, sering-seringlah liburan. Mungkinkah? Di sinilah pentingnya “mental” liburan. Jika kita memiliki mental liburan, kita dapat berlibur setiap hari, tidak perlu menunggu waktu libur panjang, tidak perlu menghitung jatah cuti. Bagaimana caranya?
.
Dengan berlibur bareng Kapten @mowiee_indonesia berkeliling Kota Medan, menikmati City Tour, Visit Heritage, Education & Entrepreneurship. Berlibur dengan waktu yang singkat, kalian dapat mengunjungi tempat menarik yang ada di Kota Medan mulai dari Malay Sreet, China Town, Little India, Esplanade, 0 Km dan masih banyak lagi yang lainnya.
.
"Medan City of Trader"
www.mowiee.com
0831-3049-8999
.
#mowiee #mowieeindonesia #mowieecare #halomowiee #citytour #visitheritage #education #entrepreneurship #kelilingmedan #medan #medanhits #citytourmedan #buswisatamedan #mobilwisata #medancityoftrader #fieldtrip #wisatasekolah