Terdampak PPKM darurat, bisnis perjalanan wisata lumpuh
Diposkan: 17 Jul 2021 16:49:17 PM Dibaca: 275 kali
Industri pariwisata dan bisnis penunjangnya menjadi salah satu sektor usaha yang paling telak terdampak pandemi Covid-19. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat kian memperberat beban pelaku usaha di segmen bisnis perjalanan wisata. Kebijakan PPKM darurat yang diberlakukan pemerintah sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021 ini tidak memungkinkan adanya pergerakan wisatawan. Kondisi ini menambah panjang masa pembatasan perjalanan wisata yang sudah terjadi sejak tahun lalu. Imbasnya, pelaku usaha tak bisa mendapatkan pemasukan.
.
Hanya 5% pelaku usaha perjalanan wisata yang masih mampu bertahan. Sedangkan sekitar 95% lainnya sudah menutup usaha, tidak berkegiatan, sudah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) atau masih memiliki pegawai dengan jumlah yang sangat terbatas.
.
Sangat sulit bertahan tetapi tidak ada pilihan dan tetap harus mendukung, karena kesehatan tetap yang utama. Jika (PPKM darurat) diperpanjang, mungkin dari 5% akan turun lagi. Semoga tidak perlu perpanjangan dan dapat diberikan solusi terbaik dengan tetap protokol kesehatan yang ketat. Pelaku usaha berharap ada peran aktif pemerintah dalam menciptakan demand saat situasi telah memadai.
.
Mari kita doakan bersama semoga keadaan Indonesia semakin membaik, agar sektor Pariwisata dapat bergerak dan bangkit lagi. Tetap jalankan protokol kesehatan dan ikuti peraturan yang ada ya teman-teman.
~sumber: https://newssetup.kontan.co.id/
.
"Medan City of Trader"
www.mowiee.com
0831-3049-8999
.
#ppkmdarurat #weekend #covid19 #mowiee #mowieeindonesia #mowieecare #halomowiee #citytour #visitheritage #education #entrepreneurship #kelilingmedan #medan #medanhits #citytourmedan #buswisatamedan #mobilwisata #medancityoftrader #fieldtrip #wisatasekolah